Airlangga Stagnan, Golkar Butuh Dorongan Dari Partai Lain

oleh -13.125 views
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (Sumber: Partai Golkar)
Bagikan:

Jakarta – Hasil survei yang dilakukan lembaga survei Charta Politica Indonesia mencatat perolehan dukungan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebesar 0,2 persen.

Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute, TB Ace Hasan Syadzily mengatakan, dengan hasil survei tersebut, pihaknya tidak ingin mengambil kesimpulan terlalu cepat untuk menggambarkan kondisi pemilih.

“Tentu hasil ini nggak bisa dijadikan kesimpulan secara keseluruhan gambaran masyarakat Indonesia,” ujar Ace pada Selasa (30/3/2021).

Ace juga menanggapi elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang tetap kuat berada di jajaran teratas bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Wajar jika Pak Prabowo diatas, beliau kan selalu dicalonkan dalam tiga pemilu terakir, jadi hasil itu wajar lah nggak aneh,” katanya.

Pengamat politik Universitas Paramadina, Djayadi Hanan mengatakan, Golkar perlu melihat peluang terbaik keberhasilan memenangkan Pilpres berdasarkan hasil elektabilitas calonnya.

“Dengan pencapaian Airlangga yang stagnan di luar sepuluh besar, Golkar mau tak mau harus didampingi oleh pasangan dengan potensi elektabilitas yang tinggi,” katanya.

Menurutnya, kandidat seperti Prabowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, atau Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dinilai bisa menjadi opsi Golkar.

Djayadi mengungkapkan, selain itu, partai berlogo beringin tersebut perlu berkoalisi dengan partai yang memiliki kandidat andalan yang elektabilitasnya tinggi.

Hasil survei Charta Politica mencatatkan Prabowo Subianto di peringkat pertama kandidat capres dengan 22,2 persen, disusul Ganjar dengan 20 persen, dan Anies Baswedan 14,2 persen.

(HMD/IJS)

BACA JUGA :  Moeldoko Disebut Pernah Minta Jadi Ketum Demokrat, SBY: Sabar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *