Viral, Mobil Diduga Milik Wakil Ketua DPRD Membawa Selingkuhan Diadang Istri di Jalan

oleh -18.621 views
Hasil tangkap layar youtube ABDI SHOLEH. Foto: IJS.
Bagikan:

Jakarta – Sebuah rekaman video seorang wanita nekat mengadang sebuah mobil hingga sempat terseret menjadi viral di media sosial. Diduga, wanita tersebut memergoki suaminya yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama selingkuhannya.

Dikutip dari penelusuran Kompas.com, polisi menduga mobil tersebut adalah milik Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) berinisial J.

Sementara wanita di dalam rekaman video tersebut diduga bernama Michaela Paruntu, istri Wakil Ketua DPRD Sulut tersebut.

“Video yang beredar itu diduga (wakil ketua DPRD) dan kejadiannya di Kelurahan Tumatangtang sudah larut malam. Teapi kita belum tahu persis kejadian tersebut karena memang belum ada laporannya ke kita,” kata Kapolres Tomohon AKBP Bambang A Gatot, Senin (25/1/2021).

Video tersebut beredar di media sosial, khususnya Facebook, Tiktok, dan WhatsApp grup. Wanita dalam video itu meneriaki pengemudi di dalam mobil.

“Turun ngana (turun kamu), turun,” teriak perempuan yang mengadang sambil mobil tetap berjalan menyeretnya.

Saat itu, sejumlah pengendara yang penasaran mencoba mendekati mobil tersebut.

“Turun ngana (turun kamu), kasihan dia. Ini manusia,” teriak warga meminta pengemudi mobil itu untuk turun.

Perempuan itu kembali meminta orang yang berada di dalam mobil untuk turun. Ia mengaku yang berada di dalam mobil adalah suami bersama wanita lain.

“Nyanda (tidak), ini perempuan turun dari oto (mobil). Kita pe laki (suami saya) dengan dia pe hugel (selingkuhannya) di dalam. Kita nda mo turun James,” teriak perempuan itu.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sulut James Arthur Kojongian membantah jika dirinya dituduh sebagai pengemudi mobil di video itu.

“Nintau sapa itu (tidak tahu siapa itu). Bukan toranglah (kami) lah. Kenapa kalian (wartawan) sudah banyak sekali,” kata James sambil berlalu meninggalkan wartawan dan menuju ruang kerjannya.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut Sandra Rondonuwu mengatakan, pihaknya akan mengkaji kasus tersebut dalam waktu dekat.

“BK adalah lembaga yang menangani tetang persoalan etika dan moral anggota DPRD, Bukan lembaga hukum. Tugas kami, akan melihat dan mengkaji hal-hal yang dilakukan anggota DPRD. Kami sudah bicarakan bagaimana penanganannya, apa-apa saja yang melanggar,” ungkap Sandra.

Untuk memperjelas kasus tersebut, polisi akan mendalaminya jika sudah ada yang melapor ke pihak kepolisian.

“Di dalam itu (mobil) siapa dan sama siapa, itu yang akan kita dalami. Cuma masalahnya belum ada juga laporan ke kami,” ungkap Bambang.

Lalu, terkait perempuan yang diseret mobil masuk pidana murni masih akan dalami.

“Itu kami masih dalami. Apakah dia mengadang orang mau jalan atau sengaja memang mau diseret, kita belum tahu,” katanya.

(Afg/IJS)

BACA JUGA :  Prabowo-Sandi Masuk Kabinet, Pengamat: Berpotensi Patahkan Kepentingan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *